Friday, March 31, 2017

Event Tahun 2017 di Kota Semarang ini Menjadi Agenda Wajib Untuk Dikunjungi. Simak dan Catat Tanggalnya!

No comments :
Jadwal Semarang Event 2017

Begitu banyak event sepanjang tahun 2017 di Kota Semarang. Namun terdapat beberapa event spektakuler yang sayang untuk dilewatkan. Jangan ragu untuk hadir dan jangan tunggu hingga tahun depan...






7 April – 7 Mei | Semarang Great Sale (Mall, Hotel, Gift Shop and Tourist Attraction)
Semarang Great Sale 2017 (Semargres) merupakan acara yang diinisiasi oleh Kadin Kota Semarang dan bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Semarang.
Semargres menjadi magnet bagi asosiasi usaha, instansi, pedagang, pengusaha, UMKM untuk berlomba-lomba mengikuti bulan diskon dan menjadi ajang mempromosikan produk mereka. Asosiasi yang ikut serta diantaranya adalah: Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jateng, Asosiasi Pengusaha Pandanaran Semarang (APPS), Airline Operating Committee (AOC), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), mall, pedagang pasar (Pasar Bulu, Pasar Mijen, Pasar Surtikanti, Pasar Pedurungan, Pasar Peterongan, Pasar Gunungpati, Pasar Jatingaleh, Pasar Mangkang), dan pedagang kali lima (PKL).
Logo Semarang Great Sale 2017

Semarang Great Sale sangat efektif untuk mempromosikan Kota Semarang sebagai salah satu destinasi wisata unggulan untuk wisata belanja dan kuliner. Event ini akan digelar di Balai Kota Semarang pada 9 April dengan menampilkan karnaval yang diikuti sekira 1.000 orang. Akan ada Hits Market di DP Mal di mana indoor area untuk pameran fashion dan outdoor area akan dipakai untuk kuliner. Selain itu, ada juga acara pendukung Semargres Run Colour Party dengan sasaran anak muda dan pelajar yang diharapkan mampu membuat viral di media social.
6 Mei | Semarang Night Carnival (Zero Point to Town Hall)

Semarang Night Carnival 2017

Karnival ini adalah selebrasi ulang tahun kota Semarang yang diselenggarakan tiap tahunnya oleh Pemerintag Kota Semarang. Parade kostum yang megah, diramaikan oleh lampion dan lampu-lampu yang berwarna-warni, menjadikan karnival ini menjadi begitu hidup. Turut hadir ikon masyarakat kota Semarang, Warak Ngendog (binatang imajiner yang melegenda di Semarang). Bertempat di Titik Nol, Jl. Pemuda - Balaikota Semarang.

13 – 14 Mei | West Flood Canal Festival (Jl. Bojong Salaman Banjir Kanal Barat)

Festival Banjir Kanal Barat

Festival Banjir Kanal selalu menyita perhatian khususnya untuk warga Semarang dan sekitarnya. Acara yang dimeriahkan dengan penerbangan ribuan lampion, lomba perahu hias dengan karakter yang menarik, hingga konser musik yang menampilkan artis-artis ternama. Berlokasi di Banjir Kanal Barat Jl. Bojong Salman, atau daerah ini akrab disebut dengan kawasan Pleret. Tak hanya menampilkan pesta lampion dan konser musik, acara ini juga memperkenalkan produk-produk UMKM berkualitas dari Semarang, yang jumlahnya mencapai belasan ribu. Melalui event ini, diharapakan UMKM dapat mempromosikan produknya ke masyarakat dan dapat meningkatkan kualitasnya. Perkenalan produk-produk UMKM ini akan dikemas dalam bentuk pameran.

24 – 25 Mei | Dugderan (Town Hall, Kauman Mosque, Great Mosque Central Java, Intersection Of Five)

Dugderan

Dugderan merupakan tradisi menyambut bulan Ramadhan. Sebuah festival sebagai pertanda dimulainya ibadah shaum di bulan Ramadhan. Saat tradisi ini dilaksanakan, biasanya diadakan semacam pasar malam untuk rakyat dan kirab budaya yang dimulai dari halaman balaikota Semarang. Tempat pelaksanaannya disiapkan di sekitar kawasan  Jl. Pemuda,  Masjid Kauman,Masjid Agung (MAJT), dan Simpang Lima.
Pada festival ini, dijajakan banyak jenis barang dagangan di area yang disiapkan. Selain itu, juga akan disuguhkan wahana permainan seperti komidi putar, bianglala dan tong setan. Dan satu ciri khas lagi yang menandai tradisi Dugderan ini, yaitu adanya Warak Ngendok. Warak Ngendok merupakan mainan berupa atau menyerupai hewan rekaan campuran: Kepalanya menyerupai kepala naga, tubuhnya berbentuk layaknya buraq, dan keempat kakinya menyerupai kaki kambing. “Warak” berasal dari bahasa Arab, “wara’I” berarti suci dan “ngendok” berarti bertelur. Bertelur di sini merupakan symbol sebagai hasil pahala yang didapat seseorang setelah menjalani proses suci. Sehingga secara lepas dapat diartikan bahwa siapa yang dapat menjaga kesucian di bulan Ramadhan, maka dia akan menerima pahala di hari Idul Fitri.

1 Juli | The Masterpiece Of Legendary Kreo Cave (Parking Area Kreo Cafe)

Teater Legenda Goa Kreo

Sebuah pertunjukan tari teatrikal kolosal yang menceritakan legenda sejarah Goa Kreo  dan sejarah Semarang yang diadakan di taman wisata Goa Kreo, seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri.

26 Agustus | Semarang Explore Music Festival (Tri Lomba Juang Stadium)


Festival musik yang akan diadakan dengan berbagai genre musik. Diikuti oleh puluhan musisi nasional dan lokal. konser musik yang berjalan 6 jam nonstop ini bertempatan di Gor Tri Lomba Juang (TLJ)  Jl. Tri Lomba Juang, Mugassari, Semarang Selatan.

16 September | Old City Symphony (JL. Letjen Suprapto)

Simfoni Kota Lama Semarang
Festival musik yang menggabungkan orkestra berkolaborasi dengan penyanyi nasional legendaris atau band yang diadakan di Kawasan Kota Lama Semarang.
The Old City Symphony  yang diselenggarakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Semarang terdiri dari mini-orkestra, harmoni keroncong, sinden idol, seni gambang Semarang dan Semarang Tempo Doeloe. Pecinta musik dapat berduyun-duyun ke halaman Gereja Blenduk dan Jiwasraya Building pada malam hari untuk menikmati beberapa musik klasik Jawa yang indah. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan turut hadir dalam acara tersebut.

18 November | Generation Keroncong Music Concert (Zero Point Semarang City)

Konser musik kolaborasi dari berbagai genre dan generasi. Acara ini bertujuan  untuk memperkenalkanl di dunia internasional mengenai musik tradisional Indonesia, yaitu musik keroncong..

25 – 26 November | Pandanaran Art Festival (Menteri Supeno Garden)

Pandanaran Art Festival 2016

Pandanaran Art Festival (PAF) akan digelar di kawasan Taman Menteri Supeno, Jl. Menteri Supeno, Kota Semarang. Tahun lalu acara ini dipadukan dengan Event Bersama Kedungsapur yang menampilkan kesenian tradisional unggulan dari daerah lain di sekitar Kota Semarang, yakni Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Kabupaten Grobogan. Namun akan sedikit berbeda dengan tahun ini yang akan menampilkan perpaduan 4 budaya yang ada di Semarang, yaitu budaya Jawa, Arab, Cina, dan Belanda. Serta akan menggandeng komunitas seni dan hotel Semarang.
31 Desember | Tahoen Baroe Van Kota Lama (Zero Point Semarang City)
Festival musik dan pesta kembang api yang diadakan di Kawasan Kota Lama Semarang setiap tahun, diikuti oleh musisi lokal dan nasional untuk menyambut tahun baru. 

No comments :

Post a Comment