Sunday, March 26, 2017

Inilah Tempat Wisata Religi yang Terkenal di Kota Kudus

No comments :
http://indotravelfair.blogspot.com/2017/03/singgah-di-kota-kudus-yuk-berwisata.html


Apakah yang ada dalam benak Anda saat sebagian orang mulai menyorakkan “libur ‘tlah tiba”? tentulah kebahagiaan yang dirasa. Lalu, bagaimanakah cara mengekspresikan kegembiraan maupun kebahagiaan yang ada? Mayoritas orang pasti ingin melepaskan penat dan ingin having fun bersama keluarga tercinta dan orang-orang terdekat, dan tak sedikit dari mereka yang memilih untuk berwisata. 

Membicarakan tentang wisata, tak ada salahnya untuk memilih Kota Kudus sebagai tujuan wisata Anda berikutnya. Meski Kota Kudus masuk ke dalam jajaran kota dengan wilayahnya yang kecil, namun siapa sangka kota yang dijuluki dengan Kota Kretek ini menyimpan begitu banyak pesona wisata mulai dari alam, sejarah, arsitektur dan yang tak kalah pentingnya adalah wisata religinya. Yaaa, karena khusus dalam postingan ini saya akan mengajak Anda untuk menyelami wisata religi di kota yang selain terkenal dengan julukan “Kota Kretek”nya namun juga sebagai “Kota Santri” hihi. 

Jika Anda merasa perjalanan wisata yang selama ini Anda lakukan menyenangkan, maka wisata religi pun tak mau kalah bahkan bisa melebihinya karena tak ada yang lebih menyenangkan dan menggembirakan selain mendapat ridho dari Allah bukan? Daan ini dia objek wisata religi di kudus yang pertama-----

WISATA RELIGI MENARA KUDUS DAN MAKAM SUNAN KUDUS

Sunan Kudus termasuk salah satu dari Walisongo yang merupakan penyebar agama Islam dan sudah masyhur di tanah jawa. Nama asli dari Sunan Kudus adalah Syeikh Ja’far Shadiq. Sedangkan Sunan Kudus adalah nama yang diambil dari dari daerah di mana beliau menyiarkan agama Islam yang tidak lain adalah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Menara Kudus dan makam Sunan Kudus ini berada dalam satu kompleks atau kawasan yang sekaligus dapat diakses saat Anda memasuki kompleks Masjid Menara Kudus. Ya, selain menara dan makam, terdapat satu lagi bangunan yang tak terpisahkan dari keduanya yakni masjid yang langsung bersebelahan dengan Menara Kudus seperti yang terlihat pada gambar.

Untuk lokasi detail dari kompleks Masjid Menara Kudus sendiri berada di Desa Kauman Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Dari Alun Alun Kota Kudus, berjarak sekitar 3 km ke arah Barat (Arah Kab Jepara).

Sehari-harinya, peziarah dari berbagai daerah berkunjung untuk berwashilah. Dan setelahnya menikmati keunikan Menara Kudus yang menjadi daya tarik untuk sekadar berfoto guna mengabadikan momen bahwa mereka pernah singgah di Kota Kudus. Mungkin Anda bertanya-tanya apakah daya tarik dari Menara Kudus sendiri?

Menara Kudus memiliki daya tarik yang diantaranya terletak pada desain arsitekturnya yang bagi orang awam dalam sekali lihat mungkin mengira menara ini tidaklah menginterpresikan agama Islam, karena memang dalam sejarah berdirinya, masyarakat Kudus telah memiliki budaya mapan dengan mayoritas beragama Hindu dan Buddha. Dan berkat dakwah yang dilakukan Sunan Kudus, Islam dapat diterima dan akhirnya berdirilah Menara Kudus sebagai simbol “menghargai” dengan adanya pencampuran budaya Hindu dan Budha dapat disatukan.

Selain bangunan-bangunannya yang menarik perhatian para peziarah, di kompleks tersebut juga menyuguhkan suasana bak “Kota Santri” sesungguhnya yang mana di kompleks itu juga terdapat banyak madrasah dan ponpes sehingga banyak santri yang hilir mudik di area menara menambah sejuk pemandangan. Lebih dari itu, di komplek yang sama pun Anda tidak perlu khawatir jika nantinya ingin membawa oleh-oleh untuk keluarga tercinta di rumah karena banyak pilihan menu jajanan khas Kudus seperti jenang, kacang bawang, dll.
Satu lagi yang unik dan menarik! Masjid Menara Kudus juga memiliki agenda tahunan yang sayang untuk dilewatkan, antara lain:

-Tradisi Buka Luwur-

Buka luwur merupakan salah satu acara adat yang unik yang dilaksanakan setiap tanggal 10 Syura di Sunan Kudus, kata luwur sendiri berarti makam. Adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah menggantikan kain klambu penutup makam yang dilakukan setahun sekali. Dalam acara Buka Luwur ini terdapat acara pembagian nasi dan kain bekas tutup makam yang lama. Masyarakat setempat percaya bahwa yang bisa mendapatkan nasi serta kain tersebut akan dapat keberuntungan.

-Tradisi Dandangan-

Merupakan agenda jual-beli terbesar dan terlama di Kota Kudus yang dilaksanakan di sepanjang jalan mulai dari Simpang 7 Kudus hingga Komplek Menara Kudus mulai dari makanan, mainan, baju, accecories dan masih banyak lagi bisa Anda temukan di sini. Tradisi ini dimaksudkan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Bagi Anda yang sudah mengagendakan untuk berwisata ke Kudus di saat menjelang puasa, tak ada salahnya untuk mampir ke Dandangan dan dapatkan sensasi lebih selain berziarah yakni beli oleh-oleh dan ikut merasakan berbaur dengan warga Kudus yang ramah dan santun. InsyaAllah J

No comments :

Post a Comment