Friday, March 8, 2019

Normalkah Usia Kehamilan 21 Minggu Belum Merasakan Gerakan Janin???

No comments :
sayabunda.com


Normal atau Tidak???

Gerakan janin menjadi salah satu kondisi yang ditunggu oleh ibu hamil untuk memastikan ada kehidupan di dalam kandungannya. Janin yang tidak bergerak menyebabkan ibu khawatir. Setiap ibu hamil dengan kondisi yang berbeda satu sama lain tentu saja tidak memiliki waktu yang berbeda kapan gerakan janin di dalam kandungan tersebut dapat terasa secara langsung setiap saat pada saat memasuki usia kehamilan tertentu.

Secara umum, gerakan janin seharusnya dapat dirasakan ketika sudah berusia kurang lebih 16-20 minggu. Jika Usia kehamilan 21 minggu belum merasakan gerakan janin maka keadaan tersebut bisa jadi normal karena ibu hamil baru merasakan gerakan janinnya di usia kehamilan 25 minggu. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut diantaranya seperti:

  1. Ibu terlalu aktif bergerak, Aktivitas yang tinggi dapat menjadikan janin lebih banyak tidur sehingga jarang melakukan gerakan. Relaksasi menjadi salah satu cara merasakan gerakan janin dimana janin seharusnya sudah dapat bergerak.
  2. Asupan nutrisi yang kurang, kekurangan asupan gizi dan nutrisi dapat menyebabkan keinginan untuk bergerak lebih kecil sehingga menjadikan gerakan janin tidak dapat dirasakan . Untuk mengatasinya maka memperhatikan asupan nutrisi bagi ibu hamil dan janin di dalam kandungan adalah sebuah kewajiban.
  3. Ukuran janin besar, Bentuk dan ukuran janin yang sangat besar menyebabkannya kesulitan bergerak di dalam rahim karena sedikit ruang kosong di dalam rahim . Berat badan dan ukuran janin selalu menjadi hal yang diperiksa oleh dokter setiap proses pemeriksaan bulanan untuk memastikannya tidak terlalu kecil maupun tidak terlalu besar.
  4. Tekanan psikologis ibu hamil, hubungan emosional antara ibu hamil dan janin sudah ada sejak awal kehamilan. Kondisi ini menjadikan setiap kondisi psikologis yang dialami ibu hamil dapat dirasakan janin . Ibu hamil yang mengalami tekanan psikologis dapat menyebabkan bayi atau janinnya menjadi tidak mau untuk bergerak.
  5. Obesitas pada ibu hamil, setiap ibu hamil pasti mengalami peningkatan berat badan yang drastis selama kehamilan. Ibu hamil yang mengalami obesitas dapat menyebabkan lemak menekan rahim sehingga mengurangi ruang gerak janin yang dapat menyebabkannya tidak mau untuk bergerak.
  6. Sensitivitas ibu hamil yang kurang, janin pada usia kehamilan 21 minggu bisa jadi sudah bergerak namun tidak dapat dirasakan oleh ibu hamil karena sensitivitasnya kurang. Untuk memastikan apakah ada pergerakan janin atau tidak maka ibu dapat meminta pendapat dokter atau orang lain seperti suami untuk merasakan pergerakan janin.
Itulah beberapa alasan mengapa janin usia 21 minggu belum bergerak dan pada usia 21 minggu masih terbilang normal sampai usia 25 minggu. Agar janin dapat berkembang sesuai dengan usia alangkah baiknya ibu hamil selalu memenuhi kebutuhan nutrisinya dan selalu mengecek kondisi kehamilan ke dokter kandungan secara rutin.



Sumber klik disini

No comments :

Post a Comment