Pemeriksaan Laboratorium yang Harus Dilakukan Ibu Hamil Trimester 3

idntimes.com


Beberapa pemeriksaan pada ibu hamil selain untuk mengetahui kondisi kesehatan ibu dan janin juga diperlukan untuk memastikan kesiapan persalinan terutama pada trimester ke tiga. Berikut beberapa pemeriksaan laboratorium pada ibu hamil trimester 3 yang perlu diperhatikan dan dilakukan oleh setiap ibu hamil.
  1. Skrining Streptococus grub B
Streptococus menjadi dalah satu bakteri yang banyak bertanggung jawab sebagai penyebab terjadinya infeksi pada bayi baru lahir. Proses skrining yang dilakukan pada ibu hamil terutama mendekati proses persalinan tersebut dengan cara menanam sample cairan dari vagina ibu hamil di media pertumbuhan bakteri yang nantinya dapat dilihat adakan pertumbuhan bakteri jahat tersebut. Jika ada maka ibu perlu mengatasi kondisi infeksi bakteri itu sebelum proses persalinan terjadi.
  1. Pemeriksaan hematologi rutin
Pemeriksaan hematologi rutin diperlukan untuk mengetahui kondisi kesehatan yang berkaiatan dengan darah pada ibu hamil. Pemeriksaan hematologi ruting terdiri dari beberapa pengecekan diantaranya seperti tet darah merah, sel darah putih, dan platelet. Tes hematologi rutin dilakukan dengan cara mengambil darah sample dari pasien dan menaruhnya pada instrumen pemeriksaan tertentu. Pemeriksaan hematologi rutin dapat juga menentukan kondisi dan jumlah hemoglobin pada darah.
  1. Gula darah
Pemeriksaan tersebut memang hanya dilakukan ketika muncul gejala. Cara yang digunakan dlam proses pemeriksaan tersebut adalah dengan mengambil sample darah dari ibu hamil dan memeriksakannya menggunakan alat instrumen tertentu. Adanya bahaya kondisi ibu hamil yang mengalami gestatioanl diabetes cukup berbahaya dalam persalinan sehingga harus dapat dicegah terjadi.
  1. Uji laboratorium lainnya
Beberapa pemeriksaan laboratorium lain seperti uji ureum atau pemeriksaan ada tidaknya kadar urea di dalam urin yang berkaitan dengan kesehatan ginjal, uji kadar creatin yang juga digunakan untuk memastikan kondisi kesehatan ginjal, uji urin culture untuk melihat serta memastikan bahwa tidak ada kandidat yang memang benar memiliiki pengalam dalam bidan plastik.
Selain pemeriksaan laboratorium, ada pemeriksaan fisik lainnya yang perlu dilakukan sebelum persalinan berlangsung.yang diperlukan untuk memastikan bahwa janin sudah siap untuk dilahirkan secara normal terutama dan menentukan kondisi kesehatan ibu agar persalinan dapat berlangsung secara lancar.
Beberapa pemeriksaan fisik yang dilakukan seperti pemeriksaan posisi janin yang diperlukan untuk memastikan apakah janin sudah berada pada posisi yang benar untuk persalinan normal, pemeriksaan mulut rahim atau uji serviks yang banyak dilakukan terutama ketika kehamilan sudah lebih dari perkiraan kelahirannya, pemeriksaan rongga panggul untuk memastikan ukuran rongga cukup dan tidak sempit, serta pemeriksaan berat badan bayi dan kondisi kesehatan umum pada ibu hamil yang dibutuhkan untuk memastikan kondisi ibu hamil sebalum persalinan.
Itulah beberapa pemeriksaan yang perlu dilakukan ibu hamil saat sudah memasuki trimester 3 dan mendekati persalinan. Pemeriksaan dilakukan dengan tujuan agar saat proses persalinan berlangsung dan sesudah tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.



Sumber klik disini