Friday, March 15, 2019

PENYEBAB ASI KELUAR TAPI TIDAK SEDANG HAMIL

No comments :
orami.co.id


ASI mulai diproduksi oleh kelenjar ASI selama hamil. Sehinga setelah persalinan akan mengeluarkan colostrum. Setelah colostrum keluar maka yang keluar hanya ASI murni. Namun payudara wanita mulai berkembang sejak menstruasi pertama. Setelah itu maka kelenjar ASI akan terbentuk tapi seharusnya tidak menghasilkan ASI sebelum hamil. Karena itu jika keluar ASI tanpa kehamilan maka ini hal yang harus diperhatikan . Berikut ini beberapa penyebab ASI keluar tapi tidak hamil.
  • Pengaruh Obat
Wanita dewasa yang menggunakan beberapa obat tertentu dalam jangka panjang bisa mengalami masalah ini. Pengaruh obat menyebabkan meningkatkan hormon prolaktin, yaitu hormon yang bisa mendorong ASI keluar. Beberapa obat ini seperti:
  • Obat untuk masalah gangguan jiwa
  • Obat anti depressan.
  • Pil KB yang bisa memicu efek samping pil KB
  • Obat untuk penyakit jantung
  • Obat anti nyeri
  • Obat untuk mengendalikan tekanan darah
  • Dan semua jenis obat yang mengandung hormon sintetis.
  • Kondisi Medis Tertentu
Sakit tertentu bisa menyebabkan produksi ASI padahal tidak sedang hamil. Masalah ini sering dialami oleh wanita dewasa atau remaja. Beberapa penyakit ini seperti:
  • Gangguan tiroid.
  • Adanya masalah kesehatan pada ginjal dan liver.
  • Stres atau emosi yang rentan pada wanita dewasa atau remaja.
  • Adanya tumor seperti penyakit hipotalamus.
  • Adanya kerusakan pada jaringan payudara.
  • Masalah hormon tidak seimbang seperti estrogen yang tinggi.
  • Obat Terlarang
Wanita yang menggunakan obat terlarang bisa mengalami masalah ini juga. Beberapa obat yang bisa menyebabkan galaktogen termasuk seperti ganja, kokain, opium, dan obat lain. Bahkan penggunaan obat terlarang dalam waktu yang lama juga bisa menyebabkan gangguan reproduksi.
  • Stimulasi Payudara
Bagi wanita yang belum hamil namun mengalami masalah ini mungkin disebabkan stimulasi pada payudara. Kondisi ini bisa terjadi ketika memeriksa payudara sendiri yang rutin dilakukan sebelum dan setelah menstruasi, kemudian aktifitas seksual bebas dan pakaian yang bergesekan dengan puting payudara.
  • Pengaruh Psikologis
Misalnya pada kasus wanita yang mengadopsi bayi dimana pikiran memiliki keinginan yang besar untuk bisa menyusui bayi. Tubuh secara reflek akan merespon kondisi ini sehingga bisa menghasilkan ASI. Bahkan biasanya dengan pompa alami ASI bisa keluar sendiri.

Cara Diagnosa
  1. Pemeriksaan fisik payudara. Dokter akan melakukan tes ini untuk menemukan kelainan termasuk tumor dan gejala kondisi medis tertentu.
  2. Memeriksa ASI yang keluar. ASI akan diperiksa dilaboratorium untuk melihat apakah ada masalah.
  3. Tes darah. Tes darah diperlukan untuk analisa hormon sesuai kondisi pemicunya.
  4. Tes kehamilan. Kehamilan harus dibuktikan secara medis untuk tahu jika benar-benar tidak hamil.
Perawatannya
Perawatan secara medis bisa dilakukan sesuai dengan penyebabnya. Kemudian penderita juga harus menjalani gaya hidup sehat dan mengendalikan obat yang sering dikonsumsi. Dokter bisa memberikan obat untuk menurunkan kadar prolaktin seperti Bromocriptine asalkan sesuai kondisi pasien.



Sumber klik disini

No comments :

Post a Comment