Penyebab Kantung Jantung Tidak Berkembang yang Perlu Diketahui

honestdocs.id


Dalam prosesnya, pada awal kehamilan seluruh bagian tubuh yang berkembang dan diperlukan menjaga kondisi janin akan terbentuk dan tentunya permasalahan pada bagian tersebut dapat terjadi sehingga setiap ibu hamil perlu memberikan perhatian lebih ketika memasuki awal kehamilan. Salah satu bentuk permasalahan yang dapat terjadi pada ibu hamil adalah kondisi dimana kantung janin tidak berkembang. Berikut beberapa penyebab kantung janin tidak berkembang.
  • Usia Kehamilan Masih Muda
Penyebab kantung janin tidak berkembang yang pertama sebenarnya bukan karena tidak adanya perkembangan namun memang belum dapat terlihat sebagai gejala hamil muda. Kantung janin biasanya dapat dilihat pada usia kehamilan 6 minggu dan beberapa orang dapat lebih cepat dilihat kantung janinnya. Untuk mengetahui adanya kantung janin, dokter kandungan melakukan pemeriksaan dengan menggunakan USG.

  • Tidak Hamil
Kantung janin merupakan pertanda utama positifnya kehamilan. Meskipun sudah mengalami adanya gejala hamil pada awal awal kehamilan tetap saja ketika tidak ada kantung janin pada pemeriksaan berulang dengan USG menunjukan bahwa kehamilan tidak terjadi dan kantung maupun janin tidak akan berkembang di dalam rahim ibu hamil.
  • Keguguran
Kondisi keguguran dapat memiliki resiko tinggi terjadi pada awal kehamilan . Pada kondisi keguguran, kematian janin dalam rahim akan terjadi sehingga tidak akan berkembang lagi sesuai dengan usia kehamilan. Tidak adanya perkembangan janin tersebut menjadikan kantung janin lama kelamaan akan hilang sehingga tidak terlihat lagi jika diperiksa menggunakan USG.
  • Kehamilan Ektopik
Kondisi kehamilan yang tidak terjadi di dalam rahim dapat menjadikan tidak terlihatnya kantung janin. Kondisi kehamilan dimana janin tidak berkembang di rahim disebut sebagai kehamilan ektopik. Kehamilan ektopik adalah adalah kondisi dimana pembuahan sel terjadi di bagian luar rahim, biasanya banyak terjadi di tuba falopi pada kasus kasus gangguan kehamilan tersebut.

Kondisi penempelan sel telur yang sudah dibuahi sperma diluar rahim tersebut terjadi karena beberapa faktor. Kerusakan tuba falopi seperti ditemukannya peradangan atau inflamasi menghalangi jalannya sel telur yang sudah dibuahi untuk berjalan menuju rahim dimana tempat implantasi secara normal terjadi. Secara proses sel telur yang sudah dibuahi akan menetap sementara di tuba falopi selama kurang lebih 3 hari dan akan dilepas ke rahim.

Memeriksakan kondisi kehamilan terutama pada awal kehamilan penting untuk mencegah terjadinya kondisi yang berbahaya bagi kehamilan serta menghindari keguguran yang memiliki resiko tinggi di awal kehamilan. Tidak berkembangnya kantung janin menandakan bahwaa tidak ada janin yang berkembang di rahim sehingga lebih mengarah pada kondisi tidak hamil.



Sumber klik disini