Ibu Hamil Wajib Tahu!!! Bahaya Bayi Keracunan Air Ketuban

sayabunda.com



Keracunan Ketuban Yang Sebenarnya

Istilah keracunan ketuban seringkali disalah artikan menjadi air ketuban memiliki zat beracun dan secara tidak sengaja terminum oleh bayi. Penjelasan keracunan ketuban tersebut sebenarnya secara medis diistilahkan sebagai sindrom aspirasi mekonium. Sindrom aspirasi mekonium adalah kondisi dimana air ketuban bercampur dengan kencing dan kotoranterserap oleh bayi. Jadi sebenarnya bayi selama di dalam kandungan akan meminum air ketuban untuk nutrisinya.
Bahaya Bayi Keracunan Air Ketuban
  • Aliran oksigen dan nutrisi pada janin menjadi terhambat
Efek pertama adalah menyebabkan aliran oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi menjadi terhambat. Hambatan tersebut memicu terjadinya efek efek lain yang jika tidak diketahui dan segera diatasi dapat memberikan dampak yang lebih besar.
  • Bayi mengalami gangguan pernafasan
Gangguan pernafasan yang akan muncul ketika bayi menyerap air ketuban yang sudah bercampur dengan kotoran dan air kencing bayi. Kondisi gangguan pernafasan pada bayi tersebut merupakan keadaan yang sangat berbahaya bagi bayi karena oksigen yang dibutuhkan saat bayi bernafas merupakan salah satu senyawa penting untuk bayi.
  • Bayi mengalami keracunan
Keracunan pada bayi merupakan efek lanjutan ketika terjadi kondisi sindrom aspirasi mekonium pada bayi. Keracunan pada bayi sebenarnya lebih tepat terjadi dalam istilah medis toksimia yang meyebabkan bayi kekurangan oksigen dan nutrisi. Kondisi toksimia dapat dipicu oleh karena aliran darah yang masuk ke janin melalui plasenta kurang jumlahnya akibat berbagai kondisi termasuk permasalahan pada plasenta itu sendiri.
  • Bayi mengalami kondisi kematian
Aspirasi mekonium dapat terjadi ketika bayi masih di dalam kandungan. Kondisi bayi yang mengalami keadaan tersebut jika tidak terdeteksi dan teratasi dengan bayi maka menyebabkan kematian pada bayi. Hal ini dikarenakan bayi yang mengalami gangguan pernafasan menyebabkannya kekurangan oksigen yang menjadi awal terjadinya kondisi kematian pada bayi.
Untuk menghindari efek samping yang berbahaya tersebut maka memeriksakan kehamilan dan menjaganya selalu sehat adalah bentuk upaya mencegah bayi di dalam kandungan mengalami masalah tertentu. Selain itu, menjaga pasokan nutrisi ibu hamil melalui konsumsi makanan sehat untuk ibu hamil harus selalu diperhatikan dan dipenuhi.
Selain menjaga kondisi kesehatan dan memeriksakan kehamilannya, mendekati persalinan ibu perlu terus berkonsultasi dengan dokter mengenai metode kehamilan yang aman untuk janin di dalam kandungan. Jika ada indikasi bayi memiliki resiko mengalami aspirasi mekonium maka sebaiknya ibu hamil mengikuti anjuran untuk menjalani operasi caesar.



Sumber klik disini