Ternyata Ini Penyebab Hepatitis B Pada Ibu Hamil yang Mirip dengan Tanda Kehamilan!!!

dreamstime.com



Salah satu kondisi yang mungkin saja dapat dialami oleh ibu dan berdampak berbahaya adalah ketika ibu menderita penyakit hepatitis B saat hamil. Penyakit hepatitis dapat terjadi sebelum kehamilan dan berlanjut hingga kehamilan atau muncul pada saat hamil yang berbahaya bagi kesehatan maupun janin secara langsung. Untuk dapat menghindarinya, berikut beberapa penyebab hepatitis B pada ibu hamil yang perlu diketahui.
Penyebab Hepatitis B Pada Ibu Hamil
Penyebab utamanya adalah adanya infeksi virus hepatitis B (HBV). Infeksi virus hepatitis B yang terjadi pada hati menyebabkan kondisi akut dan kronis yang berbahaya bagi kondisi kesehatan ibu maupun janin ketika sudah masuk dalam level yang parah. Adanya infeksi virus hepatitis B (HBV) pada ibu hamil tersebut dapat disebabkan beberapa hal sebagai berikut :
  1. Hubungan seksual, infeksi virus hepatitis B dapat terjadi pada ibu hamil akibat penularan dari pasangannya yang lebih dahulu mengidap penyakit hepatitis B. Hubungan seksual dengan pasangan dapat menularkan virus hepatitis B melalui media sperma laki laki yang masuk ke dalam vagina ibu hamil.
  2. Penggunaan jarum suntik bersamaan, virus hepatitis dapat ditularkan melalui darah yang biasanya terjadi karena penggunaan jarum suntik bersamaan dengan pengidap penyakit hepatitis B. Penggunaan jarum suntik bersamaan pada ibu hamil dapat terjadi akibat kesalahan tenaga medis yang tidak mengganti jarum suntik.
  3. Kontak jarum suntik secara tidak sengaja, ibu hamil yang memiliki profesi sebagai tenaga medis tidak menutup kemungkinan dapat mengalami penularan hepatitis B yang lebih tinggi terutama ketika tidak sengaja melakukan kontak dengan jarum suntik bekas pasien hepatitis B.
  4. Perilaku buruk ibu hamil, penyebab lainnya adalah adanya perilaku buruk dan gaya hidup yang tidak sehat seperti sering berganti pasangan, menggunakan jarum suntik yang sama saat membuat tato.
Aktivitas yang menjadikan ibu hamil dapat mengidap penyakit hepatitis B harus dapat dihindari secara penuh dan didukung dengan pola hidup sehat. Karena adanya bahaya tersebut ada pemahaman terhadap gejala munculnya penyakit hepatitis perlu diperhatikan seperti :
  1. Hilangnya nafsu makan ibu hamil yang seharusnya selama proses kehamilan ibu akan lebih banyak makan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil.
  2. Mual dan muntah yang bisa jadi tidak dapat dibedakan dengan kondisi morning sickness sebagai gejala umum kehamilan.
  3. Nyeri pada perut bagian bawah merupakan pertanda awal infeksi virus hepatitis B yang hampir sama dengan gejala orang hamil.
  4. Gejala paling spesifik dari hepatitis B adalah sakit kuning dimana pada bagian mata dan kulit menjadi berwarna kuning.
  5. Gejala hepatitis B yang lain mirip dengan pilek yakni kondisi tubuh yang lelah, sakit kepala, dan lain sebagainya.
Dalam proses diagnosisinya, hepatitis B dapat diketahui melalui pemeriksaan tes antigen dan antibodi virus hepatitis B. Tiga jenis tes antigen tersebut diantaranya seperti hepatitis B surface antigen (HbsAg), hepatitis B core antigen (HbcAg), antibodi hepatitis B surface antigen (anti-HbsAg). Selain tes antigen tersebut, tes fungsi hati juga diperlukan untuk memastikan penyakit yang di derita oleh ibu hamil.




Sumber klik disini